
Sukabumi — Bangunan SD Negeri Ciganas yang berlokasi di Kampung Ciganas Desa Munjul, kecamatan ciambar dilaporkan ambruk pada Minggu pagi, 3 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat aktivitas sekolah sedang tidak berlangsung, mengingat hari itu merupakan hari libur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Menurut informasi yang dihimpun, bagian bangunan yang ambruk diduga merupakan ruang kelas yang selama ini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Warga sekitar yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut mengaku mendengar suara gemuruh keras sebelum akhirnya mendapati bangunan sekolah sudah dalam kondisi runtuh.
Sejumlah pihak mempertanyakan penyebab ambruknya gedung tersebut, mengingat bangunan sekolah merupakan fasilitas publik yang perlu diperhatikan kelayakan nya. Dugaan sementara mengarah pada lemahnya kualitas konstruksi yang sudah dimakan usia, pemerintah harus memperhatikan kelayakan bangunan yang sudah berusia,selain daripada memperhatikan gizi siswa, keselamatan siswa dan tenaga pengajar harus diutamakan dari sisi insrastruktur tempat belajar mengajar.
“Ini sangat memprihatinkan. Bangunan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar, bukan justru membahayakan. Kondisi kelayakan perlu dievaluasi secara serius,bangunan sekolah ini krna memang sudah merupakan bangunan tua” ujar Kepala desa Munjul Aos.
Selain itu, kondisi bangunan sebelum ambruk disebut-sebut memang telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti retakan pada dinding dan bagian atap yang mulai rapuh. Namun, belum ada penanganan signifikan dari pihak terkait sebelum akhirnya bangunan tersebut benar-benar roboh.
Peristiwa ini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan proyek pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kejadian, sekaligus menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab jika ditemukan adanya kelalaian atau penyimpangan dalam proses pembangunan.
Di sisi lain, masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk membangun kembali fasilitas pendidikan tersebut, agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan para siswa tetap dapat memperoleh hak pendidikannya secara layak dan aman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.red(andra)

More Stories
Banjir Bandang Terjang Kampung Cibolang, 15 Rumah Rusak Parah
Warga Keluhkan Minimnya Respons Dinas, Rumah Lansia Nyaris Roboh Luput dari Perhatian
sahabat Terbaik dunia akhirat