Juni 13, 2026

BuserNasional.com

cum adsunt testimonea rerum,quid ovus et verbis

Relawan dan Pesantren di Cicurug Gelar Aksi Desak Penanganan Narkoba, Didukung Berbagai Ormas dan Elemen Masyarakat

Relawan dan Pesantren di Cicurug Gelar Aksi Desak Penanganan Narkoba, Didukung Berbagai Ormas dan Elemen Masyarakat
Sukabumi – Gabungan Relawan Kemanusiaan Bani Adam (GRKBA) bersama Pondok Pesantren An Nidzomiyyah Rawasidkin Cicurug berencana menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya peredaran narkoba, obat-obatan terlarang, minuman keras, dan berbagai penyakit masyarakat lainnya di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.


Aksi tersebut mendapat dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta unsur masyarakat yang menginginkan terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Salah satu organisasi yang menyatakan dukungan adalah Ormas Sebara83.
Ketua Umum Sebara83, Suhendra Jacke, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya masyarakat dalam menyuarakan aspirasi terkait pemberantasan narkoba dan penyakit masyarakat yang dinilai dapat merusak generasi muda.
“Kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan masyarakat dan elemen keagamaan dalam mengingatkan pemerintah serta aparat penegak hukum agar lebih serius memberantas peredaran narkoba, minuman keras, dan berbagai bentuk penyakit masyarakat. Ini bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Suhendra Jacke.


Menurutnya, penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman nyata yang dapat merusak masa depan anak-anak muda,sudah rahasia umum warung kelontong berkamuflase padahal adalah menjual obat²an keras seperti tramadol dan heximer, seolah mereka kebal hukum atau mungkinkah memang dibackingi oleh oknum² aparat.Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk melakukan pencegahan maupun penindakan secara berkelanjutan.
Sementara itu, dalam surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada sejumlah instansi terkait, GRKBA dan Pondok Pesantren An Nidzomiyyah Rawasidkin menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya amar ma’ruf nahi munkar untuk menjaga moralitas masyarakat serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba dan penyakit sosial lainnya.
Penyelenggara aksi juga menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi sosial yang terjadi di Kecamatan Cicurug. Mereka berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat mengambil langkah yang lebih efektif dalam memberantas peredaran narkotika, minuman keras, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa persoalan narkoba dan penyakit masyarakat menjadi perhatian bersama. Melalui aksi damai tersebut, masyarakat berharap adanya komitmen yang lebih kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kecamatan Cicurug yang aman, kondusif, dan terbebas dari berbagai aktivitas yang merusak masa depan generasi bangsa.(atang hendi)