Mei 3, 2026

PT.Timeline Multimedia Indonesia

cum adsunt testimonea rerum,quid ovus et verbis

Rumah Mak Nursih Nyaris Roboh, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Rumah Mak Nursih Nyaris Roboh, Warga Minta Perhatian Pemerintah
SUKABUMI – Kondisi memprihatinkan dialami seorang warga lanjut usia, Mak Nursih, yang tinggal di Kampung Nangkabeurit RT 06 RW 04, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Rumah yang ditempatinya saat ini dilaporka

Oplus_131072
Oplus_131072

n nyaris roboh dan membahayakan keselamatan penghuninya.
Bangunan rumah yang sudah lapuk dimakan usia terlihat miring, dengan bagian atap dan dinding yang mulai rapuh. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah, sementara struktur bangunan semakin mengkhawatirkan. Warga sekitar pun merasa was-was jika sewaktu-waktu rumah tersebut ambruk.
Tokoh masyarakat setempat sekaligus pembina LSM Sebara83 Pac Cidahu Abu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menyebut bahwa hingga saat ini belum ada perhatian nyata dari pihak pemerintah terhadap kondisi Mak Nursih.
“Jangan sampai nanti viral dulu ketika rumah ini benar-benar sudah roboh, baru ada perhatian. Sementara sekarang kondisi sudah sangat memprihatinkan dan butuh penanganan segera,” ujar Abu.
Menurutnya, Mak Nursih merupakan warga yang layak mendapatkan bantuan, baik melalui program perbaikan rumah tidak layak huni maupun bantuan sosial lainnya. Ia berharap pemerintah desa hingga instansi terkait di tingkat kabupaten dapat segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Warga sekitar secara swadaya telah berupaya membantu semampunya, namun keterbatasan ekonomi membuat perbaikan secara menyeluruh sulit dilakukan tanpa dukungan dari pihak luar.
Kondisi ini menjadi potret nyata masih adanya warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Masyarakat berharap adanya langkah cepat dan konkret agar Mak Nursih dapat tinggal di rumah yang layak, aman, dan manusiawi.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal keselamatan dan kemanusiaan. Kami berharap pemerintah hadir sebelum terlambat,” tambah Abu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat terkait rencana penanganan terhadap kondisi rumah Mak Nursih tersebut.